Kamis, 10 November 2016

Makanan Khas Kalimantan Selatan


Soto Banjar

Mungkin yang paling terkenal dari semua makanan khas Kalimantan Selatan adalah Soto Banjar, bahkan banyak restoran dan warung makan di Indonesia yang mengunakan Soto Banjar sebagai salah satu menu spesialnya.

Soto Banjar ini sebetulnya tidak jauh berbeda dengan jenis Soto pada umumnya di Indonesia, perbedaannya mungkin hanya pada kuahnya yang lebih bening. Walaupun begitu ada juga Soto Banjar yang kuahnya agak keruh.

Keunikan Soto Banjar dibanding jenis Soto lain di Indonesia yaitu tidak mengunakan nasi melainkan pakai ketupat, dan katanya lebih nikmat lagi kalau disantap bersama Sate.

Iwak karing telang masak asam

Bagi orang kebanyakan nama masakan ini mungkin terdegar asing, akan tetapi telang sendiri adalah adalah nama salah satu ikan asin yang ada di daerah Kalimatan Selatan. Cara membuat masakan ini sangat sederhana. Anda hanya perlu menumis ikan asin dengan beberapa bumbu dasar. Sedangkan cara mengkonsumsi makanan ini paling enak diwaktu siang, bersama nasi hangat. 
Ketupat Kandangan

Makanan khas Kalimantan Selatan selanjutnya yaitu Ketupat Kandangan. Makanan ini mungkin tidak asing bagi sebagian orang karena di Kalimantan Selatan dan sekitarnya, makanan ini sudah terkenal dimana-mana.

Berbeda dengan Soto Banjar, Ketupat Kandangan memiliki kuah yang keruh karena ditambahkan santan sebagai penambah citarasanya. Selain itu, terkadang ditambahkan ikan atau telur sebagai variasi lauknya.

Perbedaan Ketupat Kandangan dengan ketupat pada umumnya yaitu nasi ketupatnya agak lebih keras. Tapi, hal ini bukanlah mengurangi citarasanya, justru malah meningkatkan kenikmatan ketupat tersebut. Yang belum coba, wajib mencicipinya. 


Mandai

Orang banyak menyebut masakan ini dengan nama Jaruk Mandai, makanan khas Kalimantan Selatan ini sendiri biasanya menggunakan 3 macam kulit yaitu kulit nangka, kulit Tiwadak atau kulit cempedak dan yang terakhir adalah kulit tarap. Ketika kulit ini mempunyai tekstur yang hampir sama, jika orang kebanyakan membuang kulit buah ini, namun bagi orang banjar, kulit dari buah-buahan ini dapat disulap menjadi sebuah makanan yang lezat.

Makanan yang satu ini sangat jarang Anda temui di pasaran, hanya ada sebagai masakan rumahan.

Otak-otak pipih

Otak-otak pipih adalah salah satu masakan khas dari daerah Kalimantan Selatan. Makanan sangat disukai karena simple, namun mempunyai gisi yang cukup tinggi. Makanan yang satu ini dapat disantap sebagai camilan atau dapat juga disantap sebagai lauk pauk. Otak-otak sendiri dibuat dari danging ikan pipih atau ikan belida, dimana ikan ini banyak terdapat di sungai. Kandungan gizi dari ikan ini cukuo besar, oleh karena ini menjadi salah satu camilan yang cukup bergizi. Cara mengkonsumsi makanan ini biasanya dipadukan dengan kuah santan.

Patin Baubar

Patin Baubar adalah pepes Ikan Patin yang dibumbui dengan berbagai rempah-rempah kemudian dimasak dengan cara dibakar ditungku dan bara api sampai rempah-rempah tersebut meresap ke Ikan Patin tersebut.

Dengan cara masak seperti inilah yang membuat Ikan Patin ini jadi lebih nikmat dan katanya, makanan khas Kalimantan Selatan yang satu ini sangat nikmat disajikan dengan nasi putih hangat saja.

Gangan Asam Banjar

Gangan Asam Banjar adalah salah satu sayur khas Kalimantan Selatan. Untuk membuat sayur ini harus mengunakan Ikan Haruan atau Ikan Gabus, atau bisa juga diganti dengan Ikan Patin yang banyak terdapat di sungai-sungai Kalimantan Selatan.

Sesuai dengan namanya, sayur berkuah warna kuning ini memiliki rasa sedikit asam, gurih, dan segar yang pasti mengugah selera untuk segera menyantapnya. Katanya, sayur ini lebih nikmat kalau disantap dengan nasi putih hangat.

Iwak Pakasam (Iwak Basamu)

Pembuatan Iwak Pakasam atau kadang juga disebut Iwak Basamu ini hampir sama dengan Manday, perbedaannya hanya bahan dasarnya yaitu ikan seperti Ikan Haruan (Ikan Gabus), Ikan Pepuyu, Ikan Mangki, dan Ikan Sepat.

Proses pembuatannya yaitu ikan yang sudah dibersihkan akan diberikan garam seperti Manday dan diberi juga samu yaitu beras yang sudah ditumbuk tapi masih berbentuk. Kemudian ikan tersebut didiamkan beberapa waktu.

Lamanya pengawetannya tergantung selera masing-masing, ada yang berbulan-bulan saja, tapi ada juga yang bertahun-tahun. Katanya, semakin lama maka akan semakin asin dan enak rasanya. Ikan ini biasa dimasak dengan bawang goreng.

Gangan Umbut
https://onderdilmotorblog.files.wordpress.com/2016/02/sepertinya-ini-rebung-atau-gagnan-umbut.jpg?w=300&h=225

Makanan khas Kalimantan Selatan yang terakhir yaitu Gangan Humbut. Makanan ini memiliki rasa yang sedikit manis tapi justru rasa manis itulah yang mampu mengugah selera dan biasanya disantap dengan sepiring nasi hangat.

Humbut sendiri berasal dari bagian inti pohon kelapa (nyiur) yang kemudian diolah menjadi sayur dan biasanya makanan khas ini disajikan sebagai menu wajib di acara hajatan seperti perkawinan dan sebagainya.

Pepes Patin dan Patin Bakar
 
Pepes Patin dan Pati Bakar merupakan Kuliner Khas Kalimantan Selatan Wajib Coba. Ikan patin memang sangat mudah ditemukan di perairan Kalimantan. Ikan ini bisa ditemukan di sungai atau dikembang biakkan di tambak. Warga Banjarmasin paling sering mengolah ikan patin dengan cara dipepes dan dibakar.

Pepes patin dibumbui dengan rempah-rempah khas sehingga membuat cita rasa yang lezat. Sementara Patin Bakar biasanya dibumbui dengan kecap dan rempah-rempah sampai meresap lalu dibakar. Kedua resep tersebut membuat rasa ikan patin menjadi nikmat dan daging ikan ini terasa manis. Ikan patin disantap biasanya di makan besera nasi, gangan (sayur berkuah) seperti sayur bening, sayur asam atau atau sayur santan, serta sambal acan (terasi) mangga muda.

Lontong Banjar
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgT5yFtD_Ec6BY58tP2TmoFX-USW-siKpTtPopiMzxuBvq2NVPNUIehO12abmQlNi-QrxpeP1m5WGk8VeaEcnwo152YesUQtH3SR2e5cbiy3nAWIBBKz8lW-UxpxSBRaRVmrhbykczg9rbL/s1600/Resep+Lontong+Banjar+Khas+Kalimantan+Selatan.JPG

Kuliner Khas Kalimantan Selatan Wajib Coba selanjutnya adalah Lontong Banjar, namun lontong ini lebih dikenal dengan lontong orari karena lontong ini biasa disantap setiap pertemuan anggota Organisasi Radio Amatir Republik Indonesia. Lontong ini bisa disantap di Rumah Makan Lontong Orari di Jalan Pahlawan Banjarmasin. Dengan bahan dasar Lontong, hidangan ini disiram dengan kuah santan nangka muda. Ditambah dengan lauk ikan haruan (ikan gabus), ayam, atau telur di olah dengan masak habang (bumbu merah) membuat hidangan ini menjadi tambah lezat.


Gangan Paliat
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiLvrZ5040CUSrR2_C6fLahPOgUV70LPfe5v5f6EqI5wJcHCgUiZFfoIG5op2hEGyh5lxg-GpRcL7UdVAN-qVuZ4ss4D_4jZn_xHMmlVPOI8Zp0ZmW3pmT-Wi3XD5uGQbZGyxiqzahTVEg/s1600/Sejarah+Asal+Usul+Paliat+Khas+Tabalong.jpg

Gangan Paliat merupakan Kuliner Khas Kalimantan Selatan Wajib Coba. Gangan Paliat adalah masakan khas dari Kabupaten Tabalong Provinsi Kalimantan Selatan, tepatnya berasal dari Desa Paliat, Kecamatan Muara Halus, Kota Kelua.

Gangan paliat diolah dengan ikan utamanya adalah ikan baung, bisa juga digantikan dengan ikan gabus atau bisa juga dengan Udang. Gangan paliat ini di masak menggunakan rempah-rempah seperti garam, gula, dan penyedap rasa lainnya. Bumbunya bawang merah, jahe, kemiri, dan kunyit, serta bumbu yang telah dihaluskan, kemudian ditumis dengan sedikit minyak sampai menimbulkan bau yang khas dari bumbu tadi. Disantap dengan nasi, daun singkong, dan sambal acan (terasi), membuat hidangan ini pasti nikmat sekali.

Tempat Wisata Kotabaru

Pulau Samber Gelap

Sumber gambar: http://www.telusurindonesia.com
Pulau ini beberapa tahun terakhir menjadi buah bibir di kalangan pecinta traveling. Pantainya yang menawan serta keindahan bawah lautnya menjadi daya tarik utama pulau ini. Selain itu, pulau ini juga merupakan "sarang" para penyu. Untuk sampai ke pulau ini, ada beberapa alternatif. Salah satunya menggunakan speed boat dari Pelabuhan Panjang, Kotabaru. Kurang lebih dua jam perjalanan laut, kecantikan pulau ini akan berada di depan anda.


Pantai Teluk Tamiang

Yang paling terkenal dari Teluk Tamiang adalah eksotisme terumbu karangnya. Berbagai jenis terumbu karang dengan ukuran super besar bukan barang langka di sini. Inilah surganya pecinta wisata bawah laut. Selain itu, pantainya pun juga tidak kalah menawan. Dari ibukota kabupaten, Kotabaru, kamu bisa menuju pantai nan cantik ini hanya dengan menggunakan transportasi darat. Atau kalau kamu ingin menggunakan angkutan umum, kamu bisa naik angkutan antar kecamatan dengan tujuan Lontar.

Pulau Tanjung Kunyit

Tidak jauh dari Teluk Tamiang, terdapat pulau keren yang sayang sekali bila tidak kamu kunjungi: Pulau Tanjung Kunyit. Di pulau ini terdapat mercusuar yang bila kamu menaikinya pemandangan indah akan terhampar di depan matamu. Sementara itu, terumbu karang di sekitar pulau ini juga sangat sayang untuk dilewatkan begitu saja. Dari Pantai Teluk Tamiang, kamu bisa menggunakan kapal nelayan untuk menyeberang ke pulau ini.

Pulau Denauan
Sumber gambar: kalimantanku.blogspot.com

Pulau Denauan adalah salah satu pulau yang terdapat di Kecamatan Pulau Sembilan. Pulau tak berpenghuni ini menawarkan pantai pasir putih yang sangat indah serta kesempatan menyaksikan langsung kawanan penyu bertelur.

Pulau Pemalikan
Sumber gambar: bksda-kalsel.blogspot.com

Masih di Kecamatan Pulau Sembilan, ada lagi satu pulau yang wajib kamu kunjungi, Pulau Pemalikan. Sebuah pulau yang juga tak berpenghuni dengan keindahan pantai dan bawah lautnya serta penyu-penyu yang ada di pulau ini. Dengan jarak tempuh ± 48,6 km dari Pulau Marabatuan, ibu kota Kecamatan Pulau Sembilan, kamu akan tiba di pulau dengan segala keindahannya ini.

Pulau Birah-Birahan
Sumber gambar: telapakkakimelengkung.blogspot.com

Dengan pasir putih dan airnya yang sangat bening, pulau ini memiliki banyak sekali spot-spot menarik yang bisa kamu eksplore sepuasnya. Pantai, tebing batu, bawah laut, penyu, matahari tenggelam, adalah hal-hal indah yang akan kamu nikmati di pulau ini. Adapun alternatif menuju pulau ini salah satunya adalah menggunakan kapal nelayan dari Lontar atau dari Teluk Tamiang dengan lama tempuh sekitar 2 hingga 3 jam.

Pantai Tanjung Ketapang
Sumber gambar: nfitriah.blogspot.com

Pantai ini berjarak sekitar 10 Km dari ibukota kabupaten, Kotabaru. Dengan dominasi batuan karang serta airnya yang jernih, pantai ini memiliki "cita rasanya" tersendiri. Nikmatilah ketenangan di pantai ini sembari menikmati panorama laut biru yang mendamaikan.

Pantai Gedambaan (Sarang Tiung)

Tidak jauh dari pusat kota Kotabaru, terpadat pantai jelita bernama Gedambaan, atau yang dulu biasa disebut Pantai Sarang Tiung karena letaknya di Desa Sarang Tiung. Menikmati matahari terbit begitu pas di pantai ini karena letaknya yang timur. Sementara di belakangnya, sebuah bukit menambah keindahan panorama pantai ini. Di pantai ini juga telah tersedia beberapa penginapan yang dapat kamu sewa.

Pantai Teluk Gosong
Sumber gambar: wisatakalimantan.blogspot.com

Berbeda jauh dari namanya, pantai ini justru memiliki pasir yang putih. Suasana hening di pantai ini ditambah pemandangan laut yang menentramkan, diiringi bunyi debur ombak serta angin semilir yang membelai, benar-benar akan membuat beban pikiranmu seperti menguap dari kepala. Letak pantai ini tidak terlalu jauh dari Pantai Gedambaan, tepatnya di Jalan Raya Berangas kilometer 18.

Goa Temuluang
Sumber gambar: pariwisatakotabaru.info

Goa Temuluang Selain suasananya yang eksotis dengan air di dasarnya, goa ini ternyata juga mempunyai banyak cerita dan sejarah. Namun yang paling membuat goa ini terkenal adalah banyaknya sarang walet berkualitas tinggi di dalamnya. Goa ini berada di wilayah Kecamatan Kelumpang Hulu. Selama perjalanan, kamu akan disuguhi pemandangan gunung-gunung batu kapur yang menjulang indah.

Jumat, 04 November 2016

Seni Rupa Terapan Banjar


Jukung

Jukung adalah sebutan untuk perahu tradisional suku Banjar di Kalimantan Selatan. Jukung dibagi menjadi tiga kelompok besar yaitu jukung sudur, jukung patai, dan perahu betambit. Jukung berfungsi sebagai alat perhubungan dan perdagangan serta perlengkapan menangkap ikan di sungai, danau maupun di rawa-rawa.

Lampit

Lampit rotan adalah kerajinan tangan khas masyarakat Kalimantan Selatan yang dibuat dengan cara mengolah jalinan batang-batang rotan menjadi sebuah tikar.Lampit rotan dibuat secara homemade di rumah-rumah penduduk di Kota Amuntai Kabupaten Hulu Sungai Utara dan pengrajinnya adalah penduduk dari kota itu sendiri.

Tanggui

Tanggui merupakan hasil kerajinan anyaman dari daun nipah berupa topi besar bundar (caping) yang berfungsi untuk melindungi diri dari panas dan hujan. Pasaran tanggui mulai ramai terutama saat musim panen padi. Selain banyak digunakan para buruh sawah ketika panen, tanggui banyak digunakan dan menjadi ciri khas pada pedagang di pasar terapung. Bahkan, topi khas suku banjar yang berbentuk parabola atau saji ini, diabadikan menjadi kubah mesjid raya Sabilal Muhtadin, Banjarmasin.
 
Sasirangan

Sasirangan adalah kain adat suku Banjar di Kalimantan Selatan, kain yang didapat dari proses pewarnaan rintang dengan menggunakan bahan perintang seperti tali, benang atau sejenisnya menurut corak-corak tertentu..

Tajau

Tajau / Tempayan adalah gentong besar yang terbuat dari tanah liat. Tempayan memiliki fungsi untuk menyimpan persediaan air di dapur.

Tikar Purun

Tikar purun terbuat dari bahan purun yang dianyam, Biasanya tikar purun dipakai masyarakat Kota Amuntai sebagai alas ketika duduk ketika berkumpul dalam jamuan, saat acara rumah tangga bahkan acara-acara keagamaan.

Kamis, 03 November 2016

Sejarah Kain Sasirangan, Arti dan Motif


Sejarah
Kain Sasirangan umumnya digunakan sebagai kain adat yang biasa digunakan pada acara-acara adat suku Banjar. Kata sasirangan berasal dari kata menyirang yang berarti menjelujur, karena dikerjakan dengan cara menjelujur kemudian diikat dengan tali raffia dan selanjutnya dicelup, hingga kini sasirangan masih dibuat secara manual.
Menurut sejarahnya, Sasirangan merupakan kain sakral warisan abad XII saat Lambung Mangkurat menjadi patih Negara Dipa. Awalnya sasirangan dikenal sebagai kain untuk “batatamba” atau

penyembuhan orang sakit yang harus dipesan khusus terlebih dahulu (pamintaan) sehingga pembutan kain sasirangan seringkali mengikuti kehendak pemesannya. Oleh karena itu, Urang Banjar seringkali menyebut sasirangan kain pamintaan yang artinya permintaan. Selain untuk kesembuhan orang yang tertimpa penyakit, kain ini juga merupakan kain sakral, yang biasa dipakai pada upacara-upacara adat.

Pada zaman dahulu kala kain sasirangan diberi warna sesuai dengan tujuan pembuatannya, yakni sebagai sarana pelengkap dalam terapi pengobatan suatu jenis penyakit tertentu yang diderita oleh seseorang.

 

Arti Warna Sasisangan :
  1. Kain sasirangan warna kuning merupakan tanda simbolik bahwa pemakainya sedang dalam proses mengobati penyakit kuning (bahasa Banjar kana wisa)
  2. Kain sasirangan warna merah merupakan tanda simbolik bahwa pemakainya sedang dalam proses mengobati penyakit sakit kepala, dan sulit tidur (imsonia)
  3. Kain sasirangan warna hijau merupakan tanda simbolik bahwa pemakainya sedang dalam proses mengobati penyakit lumpuh (stroke)
  4. Kain sasirangan warna hitam merupakan tanda simbolik bahwa pemakainya sedang dalam proses mengobati penyakit demam dan kulit gatal-gatal
  5. Kain sasirangan warna ungu merupakan tanda simbolik bahwa pemakainya sedang dalam proses mengobati penyakit sakit perut (diare, disentri, dan kolera)
  6. Kain sasirangan warna coklat merupakan tanda simbolik bahwa pemakainya sedang dalam proses mengobati penyakit tekanan jiwa (stress)
Dahulu kala kain sasirangan diberi warna dengan zat pewarna yang dibuat dari bahan-bahan yang bersifat alami, yakni dibuat dari biji, buah, daun, kulit, atau umbi tanaman yang tumbuh liar di hutan atau sengaja ditanam di sekitar tempat tinggal para pembuat kain sasirangan itu sendiri.

Ada 6 warna utama kain sasirangan yang dibuat dari zat pewarna alami dimaksud, yakni :
  1. Kuning, bahan pembuatnya adalah kunyit atau temulawak.
  2. Merah, bahan pembuatnya adalah gambir, buah mengkudu, lombok merah, atau kesumba (sonokeling, pen)
  3. Hijau, bahan pembuatnya adalah daun pudak atau jahe
  4. Hitam, bahan pembuatnya adalah kabuau atau uar
  5. Ungu, bahan pembuatnya adalah biji buah gandaria (bahasa Banjar Ramania, pen)
  6. Coklat, bahan pembuatnya adalah uar atau kulit buah rambutan
Supaya warnanya menjadi lebih tua, lebih muda, dan supaya tahan lama (tidak mudah pudar), bahan pewarna di atas kemudian dicampur dengan rempah-rempah lain seperti garam, jintan, lada, pala, cengkeh, jeruk nipis, kapur, tawas, cuka, atau terusi.
 
Motif Kain Sasirangan
Motif-motif kain sasirangan banyak sekali jumlahnya. Motif yang umum diketahui yaitu beberapa motif berikut ini :






  
Proses Pembuatan Kain Sasirangan
Secara garis besar urutan proses pembuatan kain sasirangan adalah sebagai berikut:

Selasa, 01 November 2016

Museum di Kalimantan Selatan

MUSEUM WASAKA 

Museum Wasaka yang terletak di Gang H. Andir, Kampung Kenanga Ulu, Kelurahan Sungai Jingah, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin. Museum ini berada di tepi sungai Martapura, berdampingan dengan Jembatan 17 Mei (Jembatan Banua Anyar) yang besar, panjang, dan kokoh.

Wasaka sendiri adalah singkatan dari Waja Sampai Ka Putting yang berarti perjuangan yang tiada henti hingga tetes darah penghabisan. Kalimat itu merupakan moto perjuangan rakyat Kalimantan Selatan. Museum Wasaka diresmikan pada tanggal 10 November 1991, bertempat di rumah Banjar Bubungan Tinggi yang kemudian dialihfungsikan dari bangunan hunian menjadi museum. Hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya konservasi bangunan tradisional.

Terdapat lebih kurang 400 benda bersejarah yang dipamerkan di museum ini, terutama yang berkaitan dengan sejarah perjuangan rakyat dan pemuda Kalimantan Selatan. Diantaranya: daftar organisasi yang pernah berjuang menentang penjajah seperti Lasykar Hasbullah yang bermarkas di Martapura dan Barisan Pemuda Republik Indonesia Kalimantan yang bermarkas di Banjarmasin.

Ada juga benda-benda peninggalan sejarah seperti: mesin tik kuno, kamera, cermin, tombak, mandau, senapan, mortir, serta empat buah kursi yang konon dulunya dipakai sebagai tempat pejuang Kalimantan Selatan bermusyawarah. Sementara dinding yang mengelilingi kursi-kursi itu memuat deretan gambar gubernur pertama hingga yang menjabat sekarang. Tidak ketinggalan sebuah sepeda kuno yang katanya sewaktu zaman penjajahan digunakan untuk mengirim surat dengan menyembunyikan lembaran surat di dalam badan sepeda agar tidak diketahui oleh kolonial Belanda.

 Video Museum Wasaka


MUSEUM LAMBUNG MANGKURAT 

Museum Lambung Mangkurat adalah sebuah museum provinsi Kalimantan Selatan yang terletak di kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Alamat museum ini di Jalan Jenderal Ahmad Yani km 36 Kota Banjarbaru kode pos 70711, telp: (0511) 4772453, faksimile (0511) 4780312.

SEJARAH
Bermula dari Museum Borneo yang didirikan oleh Pemerintah Belanda pada tahun 1907 di Banjarmasin. Akibat masuknya penjajahan Jepang, Museum Borneo berakhir dan dilanjutkan pencetusannya oleh Gubernur Milono dengan didirikannya Museum Kalimantan pada tanggal 22 Desember 1955. Separuh dari koleksi museum ini merupakan kepunyaan Kiai Amir Hasan Bondan Kejawen sebagai salah satu Bapak Pioneer Museum.

Didahului dengan diselenggarakannya Konferensi Kebudayaan pada tahun 1957 di Banjarmasin, yang sepuluh tahun kemudian (1967) diresmikan berdirinya kembali museum yang diberi nama Museum Banjar. Museum Banjar berakhir dan koleksinya dipindahkan ke Museum Lambung Mangkurat bertempat di Banjarbaru tepatnya di jalan Jenderal Achmad Yani KM 35,5 Kelurahan Banjarbaru Utara. Museum Lambung Mangkurat mulai dibangun pada tahun 1974 dan diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Daoed Joesoef pada tanggal 10 Januari 1979.

Foto-Foto di dalam Museum dan Penjelasannya

Video Museum Lambung Mangkurat



Selasa, 16 Agustus 2016

Nama Tugu di Kalimantan Selatan


TUGU PANCASILA - BANJARMASIN

tugu pancasila letak nya 18 km dari pusat kota banjarmasin kabupaten banjar. Jika kita mau ke banjarmasin atau sebaliknya kita akan melewati tugu ini.

TUGU SIMPANG EMPAT BANJARBARU

Terletak di perempatan, yang terkenal dengan nama simpang empat banjarbaru. Ditengah perempatan terdapat bundaran dengan bagunan monumental berupa tugu. Tugu simpang empat ini tergolong baru, kira-kira satu tahun lalu baru selesai dibangun, menggantikan bangunan lama berbentuk segitiga menopang intan yang dibuat sebelum kota banjarbaru pisah dengan kabupaten banjar (20 september 2010).


TUGU SELAMAT DATANG DI KOTA MARTAPURA KAB BANJAR



tugu ini merupakan simbil dari kota marta pura yang di tengah nya terdapat benda yang berbentuk intan, yang di karnakan martapura adalah kota intan terbesar di indonesia , bahkan intan nya sudah terkenal di seluruh negara


TUGU BUNDARAN DULANG KAB TAPIN RANTAU



tugu bundaran ini adalah salah satu icon kab. Tapin yang akan melengkapi keindahan kota rantau. Bangunan berupa sebuah bundaran sekaligus tugu simpang 4 dan terletak diseberang masjid nurul falah


TUGU KETUPAT KAB HULU SUNGAI SELATAN KANDANGAN



tugu ini dibangun untuk merayakan hari jadi kota kandangan, dengan desain nya menyerupai sebuah ketupat di karenakan kandangan memiliki makanan khas nya adalah ketupat kandangan.

TUGU BURUNG ANGGANG KAB HULU SUNGAI TENGAH BARABAI



tugu ini menjadi ciri khas dari kota barabai yang konon kata nya patung burung tersebut bisa menghilang


TUGU PATUNG ITIK KAB HULU SUNGAI UTARA AMUNTAI



tugu ini adalah ciri khas kota amuntai yaitu hewan itik. Yang paling terkenal di sini adalah itik alabio


TUGU API MABBUN KAB TABALONG TANJUNG



tugu api ini terletak di pertigaan yang biasa disebut sebagai segitiga emas, karena merupakan persimpangan yang merupakan akses yang menghubungkan tiga provinsi, yaitu kalimantan selatan, kalimantan tengah, dan kalimantan timur. Dalam rangka penataan kota di kabupaten tabalong, maka dilakukan pengembangan wilayah ke daerah tugu api mabuun ini. Pusat pemerintahan yang awalnya berada di kecamatan tanjung akan dipindahkan ke daerah ini. Pembenahan infrastruktur salah satu yang sudah dikerjakan adalah pembangunan islamic center dengan konsep pembangunan persembahan oleh pt adaro indonesia. Proyek dibangun di atas lahan milik pemkab tabalong seluas 8 hektare. Walau pun hujan api yang ada di tugu tersebut tidak padam.


TUGU HARI JADI KABUPATEN TANAH LAUT PELAIHARI


kesan tugu yang masih tampak megah dan gagah. Sebuah tugu yang membanggakan masyarakat kabupaten tanah laut



TUGU IKAN DI KAB PULAU LAUT KOTA BARU



tugu ini terletak di siring laut kotabaru yaitu sebuah daerah tempat berkumpulnya anak muda dan tempat untuk bersantai.

Pantai Joras Jorong

Pantai Joras terletak di Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Untuk biaya masuknya, dibandrol dengan harga Rp. 10.000 / Motor. Koordinat di GPS Pantai Joras  -4.011875,115.009690